Panduan Zakat Fitrah Sesuai Sunnah Beserta Dalil dan Pengertiannya

Panduan Zakat Fitrah Sesuai Sunnah Beserta Dalil dan Pengertiannya

Panduan Zakat Fitrah – Zakat secara bahasa adalah annama’u yang artinya berkembang atau azziyadah artinya tambah, menjernihkan sesuatu yang dikeluarkan dari diri dari pemilik untuk menyucikan dirinya.

Fithri berasal dari kata ifthar artinya berbuka/ tidak berpuasa. zakat disandarkan pada kata fithri karena fithri adalah sebab dikeluarkannya zakat.

Ada bebrapa hikmah disyari’atkannya zakat diantaranya:

  1. untuk berkasih sayang dengan orang-orang miskin, yaitu supaya mereka sama-sama bisa merayakan hari kebesaran islam dengan tanpa meminta-minta.
  2. memberikan rasa suka cita kepada orang-orang miskin, supaya mereka bisa berbahagia pada hari kemenangan.
  3. membersihkan kesalahan orang-orang yang menjalankan puasa akibat kata-kata yang kotor dan tiada artinya.

Hukum zakat fitrah

Panduan Zakat Fitrah

zakat fitrah adalah shodaqoh wajib yang harus dekeluarkan oleh orang-orang muslim untuk membersihkan dirinya dari kesalahan-kesalahan selama romadhon. Ishaq bin rohuyah menyatakan bahwa wajibnya zakat fitrah seperti ada ijma’ (kesepakatan ulama). dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh ibnu umar. Ia berkata :

 ْفَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم “زَكَاةُ اْلفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ , اَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيْرٍ عَلَى اْلعَبْدِ وَاْلحُرِّ , وَالذَّكَرِ وَاْلأُنْثَى , وَالصَّغِيْرِ وَاْلكَبِيْرِ مِنَ اْلمُسْلِميْنَ وَاَمَرَ بِهَا اَن

     “تُؤَدِّى قَبْلَ خُرُوْجِ النَّاسِ اِلَى الصَّلاَة

Rasulullah Saw mewajibkan zakat fitrah dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum kepada setiap abid atau orang merdeka laki-laki dan perempuan anak kecil atau orang dewasa dari orang-orang muslim. Dan Rasul memerintah mengeluarkan zakat tersebut sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan sholat ied.

Perlu diperhatikan ada kata shogir (anak kecil) itu bukan termasuk janin. karena ada sebagian ulama yang berpendapat seperti Ibnu Hazm yang mengataka bahwa janin juga wajib dikeluarkan zakatnya. Hal ini kurang tepat karena janin tidak termasuk dalam kata shogir dalam bahasa arab.

Yang wajib mengeluarkan zakat

Zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap orang muslim dan yang mampu mengeluarkannya. Siapakah yang disebut orang yang mampu? Mayoritas ulama menjelaskan bahwa batasan mampu di sini adalah orang yang mempunyai kelebihan makanan bagi dirinya dan yang diberi nafkah pada malam dan siang hari ied. Jadi orang yang seperti ini dikatakan orang yang mampu bukan hanya orang yang kaya saja. Sebagaimana sabda Rasullullah Saw:

“Barang siapa meminta-minta, padahal dia memiliki sesuatu yang mencukupinya, maka sesungguhnya dia telah mengumpulkan bara api. “Mereka berkata,”Rasulullah, bagaimana ukuran mencukupi tersebut? “Rasulullah Saw bersabda, “Seukuran makanan yang mengenyangkan untuk sehari semalam.”

Dari penjelasan di atas menunjukan bahwa kepala keluarga wajib membayar zakat fitrah orang yang ia tangggung nafkahnya seperti anak istri. Menurut Imam malik, Ulama Syafi’iyah dan mayoritas ulama, suami bertanggung jawab terhadap zakat fitrah si istri dan anak karena mereka wajib dinafkahi oleh sang suami.

Ukuran zakat fitrah

Para ulama sepakat bahwa kadar wajib zakat fitrah adalah satu sha’ dari semua bentuk zakat fitrah kecuali qomh (gandum) dan zabib (kismis) sebagian ulama membolehkan dengan setengah sha’ dalil dari hal ini adalah hadits Ibnu Umar yang telah disebutkan bahwa zakat fitrah itu satu sha’ kurma atau gandum. Dalil lainnya adalah dari Abu Sa’id Al Khudri Radiyallahu ‘anhu, ia mengatakan:

ٍكُنَّا نُعْطِيْهَا فِي زَمَنِ النَّبِي صَاعُا مِنْ طَعَامٍ , اَوْ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ اَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيْرٍ اَوْ صَاعًا مِنْ زَبِيْب

“Dahulu di zaman Nabi Saw kami menunaikan zakat fitrah berupa satu sha’ bahan makanan, satu sha’ kurma, satu sha’ gandum atau satu sha’ kismis”.

Satu sha’ adalah ukuran yang ada pada zaman nabi Saw. Para Ulama berselisih pendapat bagaimanakah ukuran takaran ini. Lalu mereka berselisih lagi bagaimanakah ukuran timbangannya. satu sha’ dari semua jenis ini adalah seukuran 4 cakupan penuh tangan yang sedang. Ukuran satu sha’ jika diperkirakan dengan ukuran timbangan adalah sekitar 3 kg. Ulama lainnya mengatakan bahwa satu sha’ kira-kira 2,157 kg. Itu artinya jika zakat fitrah ini dekeluarkan 2,5 kg, sudah mencukupi dan dianggap sah.

Bolehkah menunaikan zakat fitrah dengan uang

Leave a Comment